Top Social

superarmz - Cerita Kota dan Perjalanan

bercerita tentang kota dan catatan perjalanan

Featured Posts Slider

Image Slider

Showing posts with label Cerita singkong. Show all posts
Showing posts with label Cerita singkong. Show all posts
Tuesday, August 16, 2011

Buat Kalian Yang Pesimis Indonesia...

Beberapa waktu lalu gue chat via bbm dengan temen gue, kalo Ustad yang tausiyah di Masjid Kampus gue, ngebahas tentang awal masuknya Islam melalui media pewayangan di Pulau Jawa. Gue yang emang dari dulu interest sama dunia pewayangan langsung iseng nanyain ke temen gue tadi,

“Lo tau Pandawa 5 gak?”,

“Egak, apa itu ?”,

“Wawasan Nusantara lo kurang ih, Itu lo 5 ksatria di dunia pewayangan ”, gue jawab.

“Egak, gue gak tertarik sama budaya jawa, sama Indonesia juga. Gue aja ntar tamat kuliah, mau kawin ama pacar gue, tinggal di luar aja…”,

“Kenapa gitu..?” Gue makin penasaran.

“Iya capek gue ngeliat negara ini, apalagi kepikiran buat ngurusnya.”

Gue menghela nafas…….

Gue gak bakal nyalahin temen gue, atas perkataan dia yang katanya udah gak ngeh sama negeri ini, gue juga gak nyalahin sama elo-elo yang mungkin diluar sana yang mungkin harus mengambil sikap yang sama dengan temen gue, karena mungkin ada diantara elo-elo semua yang pernah dirugikan oleh negeri ini,ataupun oleh orang-orang yang berkuasa di negeri ini, negeri gemah ripah roh jinawi ini, baik berupa moriil maupun materiil, that’s OK, harus ada yang dituntut atas semua yang elo alamin atau rasain.

Yang gue sesalkan adalah, bahwa masih ada sebagian besar dari orang-orang di negeri ini, yang begitu mudahnya mengkritik dan mencela negeri ini tanpa sedikitpun memberikan sumbangsihnya buat negeri ini. Gue bukan orang yang sok nasionalis atau yang memanfaatkan momen tujuhbelasan ini dengan ngetik postingan yang berbau nasionalis agar mungkin blog gue dibaca orang banyak atau tidak sama sekali. Gue gak peduli,Karena tanpa gue ngepost kayak ginian pun blog gue tetap sepi pengunjung. Lho, apa bedanya?. Dimana-mana yang gue temukan hanya sekumpulan orang orang yang selalu mengutarakan keprihatinannya atas negeri ini, sama kayak Presiden kita. Selebihnya hanya orang-orang yang kerap mempersalahkan jalannya pemerintahanvdi negeri ini. Gue ngobrol sama temen-temen gue juga jawabannya sama, sedikit sekali yang optimis sama Indonesia.
-gue rasa mereka harus mulai nyobain twitter :p-

Gue Cuma mau cerita,

Gue seorang pemuda berumur 19 tahun, Praja Tingkat II di IPDN, bukan berasal dari keluarga yang kaya raya, hanya anak dari seorang pensiunan karyawan swasta dan seorang guru. Impian gue dari dulu ialah, bisa masuk di salah satu sekolah kedinasan yang ada di negeri ini dengan harapan gue bisa diberikan pekerjaan layak di negeri ini, which sebagai seorang PNS. Sederhana terdengar, tapi inilah impian gue.

Akhirnya gue masuk IPDN dan mengetahui ada begitu banyak keindahan Indonesia di dalamnya. Ada begitu banyak pemahaman akan rasa nasionalisme dan patriotik yang diberikan ke gue. Dan IPDN juga yang ngebentuk karakter gue, bahwa memandang Indonesia gak bisa dengan satu sudut doang, ada begitu banyak sisi lain yang belum tereksplorasi. Di kampus gue jugalah diajarkan bahwa untuk tidak selalu mempersalahkan negara, tapi kitalah yang harus mempersiapkan diri untuk membenahi negara, klise sih, tapi perlahan-lahan doktrin itu meresap ke alam bawah sadar gue, ngebentuk seorang Nasionalisme sejati. Gue gak bohong, kan gue lagi puasa.

Gue selalu suka kutipan ini,
JANGAN TANYAKAN APA YANG NEGARA BERIKAN UNTUKMU, TAPI TANYAKAN APA YANG KAU BERIKAN UNTUK NEGARA.

Gue ngerasa kita hanya perlu mengenal Indonesia lebih dekat sebelum buru-buru pesimis. Gue akui IPDN lah yang berperan menambah wawasan nusantara gue, karena temen-temen gue disini berasal dari seluruh penjuru negeri ini, jadi gue bisa sedikit menyombong, karena gue telah bertemu dengan saudara-saudara setanah air gue disini, semuanya.
Inilah Indonesia mini gue.

Sekolah kedinasan menjadikan gue sebagai seorang anak negara, maksud gue adalah segala tanggungan hidup gue dari gue pendidikan sampai gue dipersiapkan sebagai, abdi negara , abdi masyarakat merupakan tanggungan dari APBN bangsa ini, APBN Indonesia. Begitu pula dengan ribuan temen-temen gue di sekolah kedinasan lainnya di penjuru Indonesia. Dengan begitu praktis bokap nyokap gue gak mengeluarkan banyak uang untuk sekolah gue.

Belajar, berprestasi dan peduli sekitar adalah hal-hal kecil yang bisa elo lakuin. Gue berjanji tidak akan mengecewakan setiap tetes keringat dan uang setiap rakyat Indonesia yang telah menyekolahkan gue sampai saat ini. Insya Allah. Sampai pada waktunya gue lulus dan memulai menjadi pengayom masyarakat. Menjadi Pegawai yang mungkin saja di tempatkan di salah satu penjuru Nusantara, gue akan memulai pengabdian kepada bangsa ini. Kepada negeri ini yang telah begitu banyak memberikan segalanya. Nafas yang gue hirup, teman-teman yang gue punya, lingkungan yang ngebentuk gue, sekolah gue, semua kenangan yang tercipta, semua waktu yang terlewati, gue temukan disini, di negeri yang selalu gue percayai, INDONESIA

Gue cuma mau ngasitau, kalo negeri yang selalu elo cibir, selalu elo khawatirkan ini, ternyata telah memberikan begitu banyak harapan buat sebagian besar pemuda Indonesia, begitu banyak masa depan. Yang berarti akan ada begitu banyak pengabdian dan harapan, pengabdian untuk bangsa ini, untuk negeri ini, Indonesia. Gue selalu percaya akan hal ini, gue selalu percaya, kepercayaan yang semakin menggebu memupuk rasa cinta. Rasa cinta atas bangsa ini. Indonesia.

Buat elo diluar sana yang pesimis akan Indonesia, elo salah. Elo yang hanya cuma merengut dan menggerutu, elo juga salah. Elo yang apatis, masa bodoh tanpa pernah bersuara apalagi peduli akan nasib bangsa ini, elo lebih salah. Karena, tidak akan ada hari kebangkitan negeri ini, kalo kita mengharapkan dari yang sudah tua sekarang ini, tidak akan ada hari kemenangan, kalo elo cuma meminta tanpa berkontribusi, bahkan tidak akan ada hari kemerdekaan seperti sekarang ini kalo pahlawan kita dulu pasrah.

Gue pemuda elo juga, gue makan nasi elo juga, gak penting miskin atau kaya, gue disini dan elo disana, gak masalah. Elo juga orang Indonesia, kalo elo masih menghirup segarnya udara di Nusantara ini, masa elo rela ngebiarin Indonesia kayak gini. Gak fair dong kalo elo cuma diem, sementara elo juga masih tinggal dan hidup disini. Elo punya kewajiban atas Indonesia, atas tanah air kita.

Elo yang menantikan kebangkitan sekarang saatnya bergerak, karena bukan mereka yang menciptakan tapi kita, kita pemuda itu, kita harapan itu. kita mimpi-mimpi itu. Jangan biarkan mimpi-mimpi itu terkubur, karena kitalah penentu nasib, kitalah nahkoda atas kapal kita.Bersama kita mulai berbuatlah sesuatu yang berarti untuk negeri ini dimulai dari diri sendiri, berbuatlah mulai dari sekarang, dan bertekadlah untuk tetap konsisten. Buat elo, bangsa dan negeri.

Selamat Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 66.



Gue, yang selalu berdoa dan berusaha untuk kebaikan Indonesia



Ary Miranda, Seorang Praja IPDN
Wednesday, August 10, 2011

Pesiar Gue Sayang, Pesiar Gue Malang

Selasa sore kemarin, gak ada hujan, gak ada upil, karena kebetulan puasa, gue gak bisa ngupil. Seluruh satuan Praja diberi hak untuk melaksanakan pesiar, padahal biasanya sebagai Praja tingkat dua, gue dan seluruh teman-teman mendapat jatah pesiar hari sabtu dan Minggu. Gue rasa ini merupakan ganti dari pesiar hari Sabtu dan Minggu yang lalu, karena waktu itu kita gak dapat jatah pesiar dengan alasan wisma dalam keadaan kotor.


Ok, dari tadi, gue ngomongin pesiar, mungkin kebanyakan diantara kalian tidak mengerti, biar gue jelasin. Di beberapa sekolah kedinasan yang mengasramakan para mahasiswanya, pesiar merupakan istilah bagi mahasiswanya, untuk diperkenankan keluar dan meninggalkan asramanya dalam jangka waktu yang telah ditentukan, minimal untuk sekedar refreshing, menikmati dunia luar, atau sekedar mencari makanan yang baru, untuk kasus terakhir ini, gue merasa lebih cocok.


Sebenarnya gue agak males buat keluar pesiar, soalnya saat itu gue lagi pewe banget estimasi denan pose ngelingker di Sekretariat Rohis, tapi disatu sisi gue ada keperluan juga, gue galau tingkat SD kelas 5. Akhirnya dengan males, gue keluar gerbang tepat pukul 16.30, sendirian. Iya SENDIRIAN ! -_-. Sambil pesiar, gue emang berniat untuk buka puasa di seputaran Jatinangor, walaupun saat itu gue belum tau mau buka puasa bareng siapa. Iseng-iseng gue ngecek timeline twitter dan menemukan di @infomaichi bahwa, ada mobil Maichi yang kebetulan nongkrong di seputaran Jatinangor. Tanpa cincong, langsung gue ngibrit ke TKP untuk membeli keripik tersebut sebagai pelengkap buka puasa. Sambil jalan gue berniat untuk beli yang level 10, sebagai menu buka puasa, namun pada akhirnya niat itu gue urungkan, karena gue takut dubur gue berdarah saking pedesnya, atau anus gue melepuh, alasan lainnya gue gak mau berak-berak bodoh lagi selesai buka puasa. *yeah ! I did it before, poor!. Akhirnya gue membeli yang level 3 karena gue berprinsip, “kepedesan tidak membuat kegantengan gue bertambah, yang ada malah gue bakalan jadi ikan mas koki yang mangap-mangap kekurangan air”.


Setelah selesai acara maichi-maichian, gue pun berjalan ke daerah pemukiman penduduk di seputaran Jatos (Jatinangor Town Square). Barang gue yang semakin menumpuk di kos-kosan lama rasanya udah gak muat sehingga mau gak mau gue harus cari tempat kos yang baru. Sengaja gue pilih yang di dekat Jatos, karena mungkin besok atau lusa, kalau keluarga gue mau datang kesini, gue gak perlu repot untuk nunjukin di mana ada tempat macem-macem jualan di sekitar Jatinangor. Jangan salah bahkan di Kecamatan model begini pun terdapat pusat perbelanjaan sekelas Square. Mungkin sepengetahuan gue, di Indonesia ini cuma ada satu kecamatan yang seperti anak ABG katakan “gaolgelak”, yang mempunyai acc twitter. Yah Jatinangor punya acc twitter aktif dengan username @jatinangorku , berisi tentang apasaja soal Jatinangor, adminnya mahasiswa Unpad atau bukan gue gak tau pastinya yang jelas beritanya up to date.


Pada akhirnya gue berhenti di salah satu pondok kos-kosan teman gue dulu, si Ridho. Dia bilang ke gue ada kamar kosong disitu, sekarang dia udah ngontrak rumah bareng temen-temen Unpadnya. Setelah berbicara dengan si empunya dan berakhir dengan kesepakatan, gue ngebooking satu kamar disitu, yang ternyata tak lain dan tak bukan adalah kamar si Ridho sewaktu dia ngekos disitu dulu, hahaha that’s so funny. Dan gue pun akan mulai meletakkan barang-barang gue kesitu saat ada pesiar lagi.
Beres dari situ gue melanjutkan pengembaraan gue.....


D alam pengembaraan gue yang penuh dengan kesesatan dan kehausan di sore itu, bathin gue sempet berfikir, gue mau buka puasa bareng siapa ??, gue galau tingkat SMP kelas 2. Sepanjang jalan yang gue liat adalah muda-mudi kasmaran yang dengan kampretnya mengumbar kemesraan, WOI !! PUASA WOI !! , belum lagi Maba-Maba Unpad yang mengenakan pakaian SMA dengan rambut kuncir dua nya, berjalan beriringan sambil cekikikan, mengingatkan gue akan SNSD, gue makin galau. Iya GUE GALAU !!, GUE GALAU TINGKAT PNS, PENGEN MAKAN ORANG !!.


Ditengah kegalauan gue yang kronis, ditambah kenyataan gue gak tau mau buka puasa dimana dan dengan siapa, gue ketemu dengan dua orang yang kayak gue kenal. Makin dekat gue makin hafal wajahnya, oh yes ! ternyata mereka temen wisma gue , si Rizky sama si Wendy. Yang gue heran kenapa mereka jalan berduaan keluar dari Jatos, gue takut nanya. Emang dasar gue Praja ramah, bawaannya negur mulu, langsung gue tegur deh,

Gue : “Eh, mau kemana kalian?”

Rizky : “Buka puasa, Ri...”

Gue : “Dimana ?”

Wendy : “belum tau nih, kalo bisa yang paketan ajalah biar murah...”


Gue yang semula berbasa basi, merasa mendapat titik terang. Lumayan nih bisa nebeng ikut bareng mereka buat buka puasa. Gue yang kebetulan kepingin makan di salah satu cafe menawarkan tempat.


Wendy : “ah, egaklah, males coba-coba mau yang paketan aja nih, biar murah aja.....”

Rizky : “Yaudahlah GEMAAS ajalah !”

Gue : “Iyadeh”


Gemaas sendiri merupakan tempat makan yang populer di kalangan Praja yang notabene murah dan berporsi banyak. Menunya sendiri berupa, pecel ayam, pecel lele, nasi goreng, soto dan lain-lain. Gue gaktau femesnya sejak kapan tapi dari info-info yang bisa gue ulik, tempat ini emang udah femes sejak angkatan-angkatan terdahulu. Dan sebenarnya gue pun udah cukup kelewat sering makan disini kalo gue kelaperan berat. Gue sampai hafal semua pelayannya.


Pada akhirnya terpilihlah Gemaas, dan yang emang bukan tipe tempat makan yang menyediakan menu paketan juga, -_- ergh !. Terus ngapain kesitu ?. Dengan langkah gontai kitapun jalan ke TKP. Yah ofkos, kita cowok bertiga, ke Gemaas. Untunglah tidak ada pasangan ababil kasmaran yang akan berbuka disini juga, kadar galau gue sedikit menurun.


Gue pesen makanan langganan gue disini, Pecel ayam telor + fanta susu. Iya standar, gue tau, gue emang orangnya standar-standar aja. Buat gue kriteria makanan itu cuma dua yaitu : enak, dan enak banget.


Enak adalah tipe makanan yang walau apapun rasanya di lidah selama gue beli pake duit gue sendiri maka, makanan itu tergolong enak bagi gue, dan

Enak banget adalah tipe makanan yang walau apapun rasanya apapun bentuknya kalau ditraktirin orang gue akan menyebutnya dengan “enak banget”.


Maka kriteria makanan yang gue pesen ini dilabeli enak, dan harus dihabiskan karena belinya pake duit gue sendiri. hehehehe *gamaurugi


Waktu buka tinggal 2 menit gue ngeluarin Maichi yang gue beli tadi, sementara kedua temen gue ngambil pesanan kita di dalam. Selang beberapa saat Adzan berkumandang, gue panik gak ada apa-apa lagi di meja tempat gue duduk, selain air putih sama Maichi yang gue beli tadi. Gue kalap gue galau! gue buka bungkus nya langsung gue makan aja tuh keripik, padahal gue belum makan apa-apa. Baru setelah itu gue minum. Gak pedes sih, karena gue belinya level 3, tapi efeknya perut gue kayak diobok-obok gitu sampek malam harinya, soalnya gue makannya langsung padahal perut gue kosong. Gak lama setelah itu barulah dua temen gue itu datang bawa pesanan kita semua. Kita pun makan dengan binal, campuran antara kelaperan dan nafsu. Setelah kenyang, gue tenang. Pikiran plong hati nyaman. Memang benar kata orang, kelaperan bisa bikin galau.

SIALNYA PAS PAGI TADI GUE BOKER, ANUS GUE PANAS , ARRRRRGGGGGGHHHHH.........
Sunday, August 7, 2011

Selamat Datang di Jatinangor, KM.20

Hai semua, wazzap ? *uhuk-uhuk (kehirup debu)


Akhirnya aku kembali, kembali mencoba mencoret- coret blog ini dengan tulisan, kali ini sedikit perbedaan, karena akan ada perubahan pada blog ini kecil-kecilan,layaknya ulat yang pada akhirnya bermetamorfosis menjadi kupu kupu yang cantik, aku pun demikian, Anak Singkong yang dahulu bodoh akan sedikit ganteng sesaat, ya sesaat setelah aku berhasil dengan segenap daya dan upaya berkeringat, dan berpeluh berhasil masuk di Kampus yang kata sebagian besar masyarakat Indonesia ‘serem’. *suara anjing melolong di kejauhan.


Yah, aku keterima di IPDN,-jreng.jreng...jreng... Oke stop histeris, yang aku tau merupakan singkatan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri, sebelum akhirnya sering deplesetin orang-orang menjadi Institut Pem.... ah sudahlah :D.


PS : aku pernah bercerita sedikit di postingan lalu banget, kalau aku pada akhirnya keterima di IPDN, dengan lagak seorang blogger terkenal , aku menawarkan buat yang belum baca dan mau baca, *sok ada yang ngebaca , teman teman bisa baca lengkapnya di sini . :)


Aku gak tau kenapa bisa keterima, apakah para penguji sewaktu tes matanya pada katarak semua ataupun karena mereka terlalu terpana melihat wajahku, sehingga tanpa sadar meluluskan aku, entahlah, entah.... jangan tanya kan aku, tanyakan Nazaruddin. Yang jelas saat itu perasaan ku, perasaan orang tuaku, cenat cenut walaupun saat itu Sm*sh belum terbentuk.


Aku yang sejak dilahirkan merupakan seorang remaja bodoh, kerap konyol, gampang panik, sering lupa dan teledor pada akhirnya tetap sering bertingkah demikian, bahkan di kehidupan yang fantastis bombastis mega dahsyat sebagai Praja IPDN, memang benar kata orang tua sambil menyelam jangan lupa bawa sedotan.


Well done, akhirnya aku memulai pendidikan disini, sudah 2 tahun sejak pertama kali aku menjejakkan kaki kecil ini, di kampus yang besar dan ‘angker’ ini. Sempat terpikir untuk kembali membuat semacam jurnal di blog ini, ya di blog ini sejak awal aku masuk di Kampus IPDN ini, namun ada beberapa kendala dan kesibukan yang mendera, ditambah malas yang berkepanjangan diluar penyakit ngantuk akut dan malas ngetik yang menahun, akhirnya saat ini barulah kesampaian maksud hati ini, menulis kehidupan ku. Sehingga cerita kehidupan ku ini pun akan bermula pada saat Madya Praja (Tingkat 2 semester 4) akhir , sembari menunggu detik- detik yudisium (kenaikan tingkat) di Ramadhan tahun ini. Cerita cerita sewaktu awal menjadi Praja dan menjalani tingkat satu sebagai Muda Praja dan awal Madya Praja (Tingkat 2 Semester 3), akan coba aku ingat ingat kalau ingat, sambil berjalan. Bukan ! bukan bener-ben sambil jalan lantas aku cerita, ntar dikira gila, pokoknya seperti itulah intinya.


Oleh karena daripada kemudin daripada itu, ijinkan aku kembali bercerita tentang kehidupan ini. Tentang apa yang aku pikirkan, apa yang aku rasakan apa yang aku dapatkan.:) Aku yang sejak dilahirkan merupakan seorang remaja bodoh, kerap konyol, gampang panik, sering lupa dan teledor pada akhirnya tetap sering bertingkah demikian, bahkan di kehidupan yang fantastis bombastis mega dahsyat sebagai Praja IPDN, memang benar kata orang tua sambil menyelam jangan lupa bawa sedotan, dengan bangga aku persembahkan blog ini,yang seperti biasa tentu saja diceritakan dengan gaya komedi, yang selanjutnya akan bercerita mengenai kehidupan ku di Kampus IPDN, sebagai seorang Praja IPDN.


Dari Jatinangor,

Madya Praja (akhir) Ary Miranda
Thursday, December 2, 2010

Info Super panas

Hello blogger ku sayang, dan semua yang tiba-tiba ngebaca postingan ini, ataupun yang sedang tersesat di blog ini, ada kabar gembira dari ane, tapi sabar dulu yeee, ane mau apdet beberapa hal, Well, Sabtu kemaren ane gak jadi ikut seminar karena ternyata seminarnya bayar Rp. 40.000, behhhhh, mahal bnanget. Ogah!!!.

dan kemaren iseng-iseng ane surfing dan menemukan ini , karena tertarik dan penasaran, akhirnya ne daftar dan ikut gabung disitu. bukan, ane gak niat menghianati blogger, cuma pengen nyobain aja. Well, ane bakalan keep post disini juga, sembari menulis beberapa hal di Blog ane yang atu lagi itu. hohohoho.

Oya, ane baru posting di sini silahkan dibaca yah. di komen juga gak papa.

Trims, Salam Singkong selalu. emuah
Friday, November 26, 2010

Shoul I Ask Your Apologize...??

Selamat hari Jum’at, semuanya....


Di postingan kali ini ane akan menulis sedikit, kenapa baru sekarang bisa kembali ngeblog. Ya, setelah sebelumnya Blog ini sempat mati suri, tidak terurus dan nyaris tak terjamah, adakali ane cuma ngebuka sekali dua kali, buat nuker tema, sama masukin widget twitter. Selebihnya, blog ini hampa malah, tak tersentuh post-an baru. Ane jadi ngerasa bersalah, telah menelantarkan ‘sosok’ yang telah menemani masa-masa sulit dan konyol kala SMA. Masa-masa lugu dan goblok kala remaja (halah), malah saking lamanya ini Blog terabaikan, saat kemari mau login aja, ane jadi lupa ama sandinya,.. parah kan?? Mungkin kalo ni Blog bisa ngomong, pasti dia bakalan ngomong gini, “Siapa yah?? Sok kenal ah!!”. -_-!

Tapi kemarin setelah selesai melaksanakan UTS, tiba-tiba, ane seperti kayak dapat bisikan setan, seperti orang yang telah semedi ratusan tahun sampai-sampai bau badannya gak bisa dibedain lagi sama bau bangkai dan tersadar setelah mendapat pencerahan, ane pun mengalami hal senada. Ane seolah mendapat kembali energi yang telah lama hilang, ane merasakan kembali gairah untuk mulai nge-blog kembali. Ya, gairah yang sudah sejak lama hilang, sejak ane mulai masuk dan memulai pendidikan ane di kampus ini (yang gak tau ane kuliah dimana, silahkan baca 2 postingan sebelum ini), entah kenapa rasanya sukar sekali banget amat sangat untuk mulai mengetikkan kata-kata di tuts-tuts keyboard,merangakaikannya menjadi satu tulisan, apapun itu, kayak sepertinya inspirasi itu jauh sekali, padahal sodara-sodara, begitu banyak pengalaman dan cerita yang ane lalui. Mungkin saat itu ane lagi gak bisa berpikir jernih aja kali ya??, Mungkinlah!!.

Dan sekarang ini, tiba-tiba inspirasi kayaknya datang lagi gitu aja, gak bilang-bilang, dan ini absurd sekal. Semoga akan ada banyak hal yang mungkin ane bagi-bagi lagi di Blog ini, dan ketika ane lagi kehabisan yang namanya inspirasi, ane akan mencoba ikutan bersemedi, biarin badan ane bau orang mati, biarin ane gak gosok gigi, Biarin.......

Baiklah bagian pengakuan diri ini itu kayaknya cukup dah, sekarang ane akan memberitahu, apa-apa saja yang telah terjadi selama ane tidak eksis di dunia per-Blog-an ini, hitung-hitung berbagi dengan pembaca (emang ada yang bakalan baca??). Ane tidak tahu apa tulisan-tulisan ini bakalan dibaca sama orang- orang, ataupun dianggap sampah sama orang-orang, yang ane tau ane bakalan mencoba untuk ngepost di Blog ini (namanya juga blog sendiri. Tapi biarlah begitu, toh kalo gak ada yang ngebaca, anggaplah ini sebagai diary digital ane. Huhuhu (menangis dibawah hujan).

FYI, sekarang ini rambut ane udah gak segondrong dan segalau waktu jaman SMA, sekarang ini uda pendekkan dengan gaya jambul kayak Tintin, hehehehe.

SEBELAS DUABELAS DENGAN POTONGAN RAMBUT INILAH......



Trus bulu-bulu yang kurang terawat (baca : kumis & jenggot) waktu jaman jahiliyah dulu, sekarang sudah dibrantas. Ini karena Kampus ane mendidik seseorang untuk menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya (tentu saja, kita juga kuliah dengan menggunakan seragam yang mirip-mirip PNS, karena nanti juga lulus akan menjadi PNS). Seperti doktrin-doktrin positif yang selalu diberikan oleh Senior-Senior ane, “Penampilan memang bukan yang utama, namun yang pertama dilihat”.

Mendengar hal itu ane merasa termotivasi, ane termasuk orang keren yang visionary, berpikiran jauh ke depan, sehingga asumsi ane dengan membuat kesan rapi dan terawat, potensi wajah ganteng ane yang selama ini redup, akan bisa terangkat kembali, maka dengan penampilan yang lebih menawan dari sebelumya, harapannya peluang mendapatkan cewek yang cakep pasti lebih besar, ane termotivasi dengan bagaimana cewek yang ane dapatkan nanti, maka ane pun mengikuti doktrin cerdas itu. Yah, tentu saja, rapi dan terawat akan meninggalkan kesan sebagai sesuatu yang baik. Walaupun di film-film gitu, mafia-mafia itu sering lebih rapi daripada jagoannya -___- .

Penampilan juga kerap kali membuat kita tertipu, orang yang biasanya rapi dan necis belum tentu perfect seperti yang kita harapkan, tak jarang orang yang berdandan rapi suka bego juga kalo diajak ngobrol dan diajak bertanya, bukan-bukan!! Ane gak bermaksud mengejek diri sendiri, kalo ane mah bawaan lahir juga udah urakan -__-, tapi ane gak bego-bego amat lah, tapi yah sebisa mungkin ane coba perbaiki, minimal seperti pendapat ane tadi, dengan berpenampilan ane coba menepis kesan urakan ane. (yah namanya juga cari makan).

Selain dari penampilan, ane juga mau promosi sedikit lah, ane mau promosiin akun twitter ane juga, (aji mumpung ah), ini akun ane-- @superarmz , tapi maaf yah ane juga belum kuasai betul , ilmu-ilmu,per-link-an dan per-HTML-an ,jadi kalo kursor ente-ente diarahkan ke “@superarmz” belum otomatis nge-link, kesana, ente-ente yang minat follow, kali aja mau menjalin keakraban dan kehangatan, sekaligus pingin lebih dekat dengan ane ,monggo dah di follow, buat yang cewek, ane masih jomblo, dan buat yang cowok, maaf ane gak homo. Huehuehue. Oke yak yang minat, follow dari widget ane aja yah yang di sebelah kanan itu. Hohohoh, kayaknya harus banyak belajar ilmu-ilmu posting lagi ni. Heheheheeh.

Udah ah ane mau ngegame dulu, mumpung ada jam kosong ni, oya besok ada acara Bedah Buku gitu di Perpustakaan Kampus ane, kayaknya ane minat, semoga aja kesampaian, ntar ane posting disini juga. BTW, segitu dulu,,, ane capcus.....

Nice weekend yah, orang-orang.......
Lupakan pelajaran, lupakan pekerjaan....

Sunday, June 21, 2009

Singkong Tolol Session 1 : Ambil Formulir Serasa Touring ke Neraka

Allllooow,
Semuanya,... Maap yak, lama gak ngeblog, aku 'telat 3 bulan'...,
Sibuk ini itulah,sana sinilah, sampek-sampek gak inget uda bunting 3 bulan, eh maap, ud gak ngeblog 3 bulan...

Ok, that's enough, let's see apa yang aku punya di postingan kali ini...

Jadi ginilah woy ceritanya,
Kemaren itu aku janjian daftar SNMPTN, d USU, semuanya tetep oke sampek sms terakhir dari temen aku ce, (kelen bisa manggil dia 'kodil' , padahal kalog boleh jujur aku lebih suka buat manggil dia dengan 'upil'), 'Ry di pintu 2 jam 8, on time! Jan lupa bawak, bontot, sekalian baju kotor yang kemaren aku titipkan! Jan telat, telat berarti maut !!!....
Badak!! Ngeri bener ni orang, mw daftar SNMPTN apa mw piknik, pakeg bwain bju kotor ni anak Kunyuk lagi, emang aku babunya ?, emang aku tampang babu? Okelah,kalog bawak bekal masi bisa ditolerir, wong ke wc aja buat pup aku bawa bekal, tapi ngebawain bju nih,Kunyuk, wah ini uda gak bener!! Emang si tampang aku standar babu, tapi tolong hargai kami! Kami yang selalu direndahkan! Kami yang selalu di hina, di gunjing, selalu....,di....hah, sudah, sudah, maaf, keburu emosi, kalo' uda menyangkut status babu aku....

Benernya dia nge-mes gini 'Ry, jam 8 di pintu 2, jan telat, kalog telat,kami masuk luan, kw nyusul keh?

Aku jawab, 'Okeh!, tungguin aku yah, maklum lah rumah paling jauh,..see you.'


Well done,aku kira yoweslah beres ni, uda ada ntar volunteer begok yang nungguin aku di pintu 2 jadi gapapalah agak nyante-nyante, gyahahahahahaha,kwakwakwakwakwakwakwa,petok-petok-petok.

Tapi yang namanya niat busuk it emang kagak pernah diridhoi Yang Maha Kuasa, aku contoh konkritnya....
Sampek simpang kampus, aku ngeliat jam, wew! Gilak ngaret 10 menit, parah jugak ni... Aku turun terus jalan dah, menuju pintu 2 which, yang uda kita sepakatin buat jumpa'an sebelomnya... Right, aku jalan sendirian nyusuri trotoar, yang emang beneran rame mampos ma anak-anak yang pada mau daftar jugak, dalem hati aku nyeletuk, 'Inikah yang dinamakan aroma persaingan...???'

Dan air Danau Toba pun mengering.


Tetep stay on the line, aku keukeuh jalan seorang diri tanpa sanak pamili, menuju pintu 2, dan tetep berharap si Kodil dengan senyum teduhnya, masi nungguin aku, aku masi terus jalan, siluet pintu 2 mulai keliatan, aku mempercepat langkah, terus percepatin langkah, setengah berlari aku sampek di depan pintu 2, dan......

AAAAAAAARRRRRRRRRGGGGGGGGGGHHHHHHHHHH........
OHMYGODDAMNSHIT!!!!AKU KALAP AMPEK MAUK KINCIT!!!!! ELO KEJAM,PAL!!!

Aku ditinggal, dia udah pergi, meninggalkan ku seorang diri, ingin rasanya memaki semua yang ada disitu, uwag-uwag tukang becak yang pada ngeliatin, tukang-tukang siomay yang pada jualan, tukang-tukang stiker yang pada mangkal, ingin rasanya pada aku maki buat ngeluapin semua kesal en penat ini, tapi untung niat mulia ini aku urungin, kalog gak, mungkin cerita ini gak pernah terpublikasi, gara-gara aku udah duluan dikebiri ma tuh para tukang-tukang...

Kembali fokus, aku coba atur kembali napas yang uda tersengal gara-gara aku lari-lari gaje tadi, mulai mikir, apa yang musti aku lakuin sekarang??
Bermacam pilihan berputar riang di kepalaku, ampek akhirnya aku menjatohkan pilihan ke 'MENGAMBIL FORMULIR ITU KE DALAM USU SENDIRIAN' yah ulangi,.. SENDIRIAN..!! aku mau gak mau harus tetep ngambil tuh formulir nista itu hari ini, aku udah kelewat jauh masuk, aku uda gak bisa mundur lagi, mulai detik ini sampek beberapa jam ke depan aku bakal survive sendiri, masuk ke hutan rimba tempat ngambil formulir, yang disebut 'AUDITORIUM USU'.
Ngeeeeeooootttt,jebam! Suara pintu dibanting mengalun dari kejauhan.

Aku mulai melangkah kembali, masuk ke dalam USU lewat pintu 2, sebelum akhirnya aku menyadari 1 hal, 'Monyet! Aku gak tau auditorium USU dimana!' tapi untunglah aku termasuk anak yang dilahirkan dengan wajah yang begitu menawan yang mampu memikat pria dan wanita, dan akhirnya di tengah jalan aku berhasil memikat seorang satpam yang setelah kuselidiki, Alhamdulillah masih lelaki, aku tarik tuh satpam, bawa ke semak-semak, jepitin kakinya, trus aku tanyain dimana tuh tempatnya, si satpam ngasitau ke aku, where I must to go, sambil megangi bokongnya,-takut hal-hal jelek menimpanya-. Selesai tuh satpam ngasi inpo, aku manggut-manggut sotoy, sambil tak lupa ngeberi'in hadiah 'nice friench kiss' buat dia yang uda baek banget ke aku. Setelah puas aku ngebiarin dia pergi..

Aku bergegas menuju tempat yang uda di kasitau sama Satpam binal itu, samar-samar dari kejauhan kulihat, 'Wew! Pada rame jugak ni!' semua berpakaian begitu rapi, necis abis la pokoknya.. Kemeja, trus celana goyang, hoho setelan kondangan punya dah, beeedeeeh, luar biasa kelen ah,.
Aku pun mulai ngerasain atmosfir negatif mulai menggagahi sekujur tubuhku, keringat mulai bercucuran (lagi) menyadari cuma aku yang dengan ketololan maha dahsyat yang berani datang kemari cuma bermodal, kaos + jeans item + sandal, dan sempat kulihat seorang sebaya ku nyeletuk, 'Idih, pake kaos oblong ma sendal mana boleh masuk.....'.
Aku terharu 24 karat.

Aku rasanya gak tau mesti gimana, mau nangis, gak pande, mau ketawa lupa caranya...
Untunglah di tengah kesendirian yang menyesakkan hati dan telinga itu, aku mampu berpikir positif, 'Oh ya, kenapa gak mes Irpan? Kali aja dia bisa bantu..'
Wew, why not? Untung aku pinter, hehehe. Aku mulai mes ini itu, ngeceritain semua sampek kudapat jawaban penuh kepastian, 'Ok, tunggu aja disitu, ntar aku jeput, perlu dibawain kemeja gak...?'
Aku pasrah 'Boleh deh!'
And now, Aku kembali celingak-celinguk nunggu kayak orang pinter,,,

5 menit berlalu
(masih nunggu tampang sok imut)


10 menit berlalu
(mulai agak gelisah)


15 menit berlalu
(goyang sana ,goyang sini ,jungkir sana-sini)


20 menit berlalu
(Shit!!!!!, fine ,,,aku gak bisanunggu lebih lama dari ini)



Dan terpaksa otak imbisil ini dipaksa berpikir kembali.



Aku harus cari ide, terbersit dalam benakku buat minjem baju ma anak-anak yang pada uda daftar ini, -mereka uda pada siap daftar, tapi kok masih aja senang tepe-tepe disini, aku aja yang belum daftar rasanya pen cepet-cepet balik, Oh my gosh, ada apa dengan orang-orang seperti ini?-

Singkatnya, aku berhasil pinjem baju kemeja dari seseorang beserta sepatunya, ( yang untungnya ni orang temen satu sekolah, dan yang ruginya baju yang aku pinjemin ke dia jadi bauk naga, 'Oh, Monyet ! Ni anak makan apa?' ) aku pun masuk, nungguin sekitar kira kira 25 menitan dan akhirnya keluar gedung dengan muka sumringah penuh kejayaan kemenangan, 'Oh, Ya Allah, makasi banget Ya Allah, hamba-Mu yang bodoh ini akhirnya mampu nyelesain cobaan ini...'
Aku sujud syukur diatas rumput sambil guling-guling (bo'ong), kemudian bergegas jumpai si kawan tadi, tukeran lg tuh baju, en sekarang nungguin si Irpan jeput.


15 menit dalam kebego'an, Irpan nelpon, 'Ry dimana ?
Aku uda di USU!'
'Aku uda beres !' jawabku berapi-api.
'Lho kok bisa..?' Irpan tersulut api.
'Ya bisa, lha. Ary geto loch' jawabku makin berapi,
'Wew, hebat...!' Irpan kebakar.....

Satu kampus kebakaran...

Akhirnya, Irpan sampek, ngebonceng aku, dan kami pun pergi, dia pun ngebawak aku kemana dia suka, aku cuma pasrah dan memeluk erat badannya, seraya terisak-isak di bahunya. *najis ah!*



To be continue.,..
Wednesday, February 4, 2009

Baru Kutau, February Itu Warna-Warni, Yah?

Hay semua..,
Uda lama banget yah?, aku gak nge-blog, sampek-sampek lupa tadi buad kata-kata sapaan yang bagus, tapi bodogla, mantaoawagla itu.
Maaf banget, aku gak bisa tiap waktu updet ni blog,dengan postingan-postingan teranyar seputar duniaku, maklumlah hidup di kelas XII SMA ni sangat sulit, kauan-kauan. Jadi imbasnya blog aku pun terbengkalai, akibat terlalu sibuknya aku les ini itu, sana sini, demi mengejar kata LULUS. Lulus semuanya deh, jadi harap mengerti yah, kalo post-an aku juga dikit banget, ini juga curi-curi waktu bobok malem, buat ngobati kerinduan ku ma blog tersayang ini, jalinan cinta yang sudah terjalin sejak Agustus silam, kauan-kauan. Sekedar info, aku baru aja ngelewati 3 hari yang sulit di awal February ini, sekaligus 2 hari yang berkesan dari 3 hari yang sulit itu. Apa itu? Sabar, ini yang mao kita bahas.hehe.
Satu alesan pasti aku posting kali ini, karena ini salah satu mosaik hidupku yang spektakuler, sangat berharga bisa dikatain....
Ok, let's take off your pants and underwear,...
Sorry, maksud aku, selamat menikmati.,

Ehm..ehm..
February itu ibaratnya surga dunia kalo di kalender, bagi aku.
Kenapa? Karena setiap tanggal 3 nya itu, di bulan tersebut, aku berulang taon, yah jadi bisa dibayangkan donk senengnya, apalagi keesokan harinya itu, tepatnya tanggal 4 nya itu, ulang taon pacar kita, jadi (masih) dibayangkan donk senengnya, dobel couy. Betewe, kauan, ada yang kayak aku gak? Ultah sendiri cuma beda sehari ma ultah pacar,...

Of course, aku senang kepalang donk, tapi ada tapinya, 3 February taon ini gak mudah buad menjangkaunya bagi ku. Tidak tao kenapa? Karena aku harus ngadepi 'momok' kelas XII, PRA-UAN, ah., malangnya... Jadila aku, gak karu-karuan, yang belajarnya, mana nyiapin kado buat pacar lagi,en tetek bengek laennya lagi. Au'ah gelap,males ngingetnya. Aku juga bukan mao ngebahas bagian ntu, tapi bagian 'ULTAH'-nya donk.

Tanggal 3 malem mpeg paginya uda penuh aja tu, inbok aku ma mes yang isinya ucapan selamat,dari para sahabat en kolega.. Tepat jam 12, cewek aku nelpon, ngucapin banyak, ini itu, macemlah, aku seneng bangethehe. (Waktu berlalu) Nah, pulang dari skul, abis aku ujian, langsung pulang aja, lari, takut hal-hal yang tag diinginkan terjadi, seperti diceploki telor lah, dicemplungin ke got sekolah lah, yang baugnya itu, bisa disama'in sama daki orang aborijin...
Mana tahan awag.
Ok, hari H, tag ada gangguan berarti. Pelarian sukses. MISSION ACCOMPLISHED.

Hari H+1, which juga merupakan bertepatan dengan ultah pacarku, petaka itu datang kauan.. Rupanya aku memang sudah ditakdirkan berkubang dengan daki-daki orang aborijin.huehuehue.
Sepulang ujian, masi di skul, gak da tanda-tanda yang berarti.., aku juga uda gak jaga jarak dengan anak-anak, karena kupikir 'Alah, da lupanya, Rang ni!'. Aku juga pun bercengkrama kayak biasa la ma mereka, kita juga masih sempat Zuhur bareng, sebelum kejadian.
Aku juga gak menduga sama sekali, bahwa ada sebuah konspirasi busuk di balik itu semua.

Semua berawal dari, selesai Zuhur bareng, Si Abduh temen aku, tiba-tiba minjem ape, sesuatu yang tidak wajar, sempat aku berpikir, 'Hah, Abduh mencari vidio bokep pada orang yang salah!'. Yawdala, langsung aku kasi ajala, palingan ni anag, cuma liat poto ato dengar lagu, padahal ada niat jahat terselip.

Okela, ape uda aku kasi, tinggal duit entah berapa perak lah yang ada di saku, kebetulan aku gak bawak dompet. Sekarang anak-anak ngajakin makan bakwan di kantin belakang, yang letaknya agak pojokan di belakang skola gitu, ada got emang di dekat situ, tapi entah kenapa otak udang aku kagak bekerja saat itu, entah emang uda terbius rayuan bakwan ato emang aku yang tolol, entahla. Semua terjadi begitu saja, kauan. Kenapa aku tidak berpikir? Dasar begok!

Kita pun jalan lah kesana, sambil bersenda gurau, ada 7 ntah 8 orangan gitu la,. 7 mpe 8 langkah berjalan tiba-tiba, mereka meluk aku dengan brutal, Sialan! aku mau diperkosa, aku kan masi dibawa umur, kudu diaduin ke Komnas HAM ni, Kak Seto harus tau.!
Oh, salah, aku mau diceburin ke got. Ahhhh!!! Ma'eeee!!.
Aku njerit sekenceng-kencengnya, namun emak tak kunjung datang, aku pun pasrah lah. Mereka makin beringas, buka sepatu aku paksa, buka'in kaus kaki aku yang uda baug naga, ngelepasin dasi aku, ngebukain tas aku dari pundak. Bagus fren, sering-seringla ya!. 3-4 detik waktu itu, aku sempat merasa bagai raja, mau ini mau itu uda dilakuin ma babu, aku serasa punya 7 babu. Hahaha. Tapi itu gak lama, saat semua uda selesai, dan 10-15 detik ke depan jadi nightmare, buat aku.
Segera saja, gerombolan penyamun itu, menggotong aku yang sudah tak berdaya ini, menuju tempat peristirahatan sementara, got yang bauk setengah mampus itu. Dan apa yang dikerjakan si Abduh dengan apeku? Yah bagus sekali Abduh,! Merekam tiap detail kejadian dengan seksama. Dasar sialan!

Aku makin nelangsa. Saat mereka uda mulai ngitung, 1...2...3....
Voila! Aku terjun bebas ke got, beruntung aku sempat memegang tangan si Ridho, jadi aku gak masuk sendirian tapi barengan ma dya. 'Hahaha, rasain loe, Dho!, Ikutan nyemplung jugak lo!'

Bauknya, kauan! Ooo, gak ketulungan! Ampun DJ!!, Alhasil, aku jorok, sejorok-joroknya, si Ridho malah lebih apes, uda kotor, eh sandalnya juga pake acara ilang lagi di dalem tu paret sialan. Naseb mu la, Nag!.

Ah, aku jadi kesel ma tu anak-anak. Aku yang semula kece, tak kece lagi. Jadi bauk got deh.
Kepaksa bersihin badan en baju, di kamar mandi Musholla, selesay itu semua pada nyalami aku bilang 'Met ultah, ya Ry!'.
Saturday, January 3, 2009

Catatan Singkong Jelang Taon Baruan

Allowwww, readers, bloggers, semua kawan-kawan aku?
Acem hidup lo? Oya, met taon baru dua ribu sembik' ya... Moga semua cita-cita dan harapan yang kita inginkan tercapai di taon ini. I hope so....

Ngemeng-ngemeng taon baru, aku mao sedikit cerita mengenai malem taon baru-ku, ahh... parah, bung!. Rencana touring ke Parapat, like I said in my older post, gagal!. Gagal segagal-gagalnya...hikz...3524x*menangez terisak-isak sambil ngemutin jempol*.
Berikut beberapa faktor penyebab kegagalan ini :

1. H minus 1,yaitu tepatnya hari Selasa pagi, aku dengan suksesnya, malah pergi ke Medan bareng si Izwan buat maenF ke tempat teman (pake acara nginap lage). Sebuah tindakan brutal tak logis yang dilakuin dua orang anak kunyuk yang ngakunya kalo mereka itu 'manusia' , yang seharusnya adalah mempersiapkan segala sesuatu baik, fisik, mental, duit, untuk ngelakuin touring, malah sempat-sempatnya melalak kesana-kemari.(dasar ary bodoh!).
Peluang jadi berangkat touring : 50%.

2. Pulang dari Medan, Rabu siang, well damn!, eh malah singgah lagi di Sun, nemenin si Izwan, ke Gramed, beli beberapa buku, alhasil ampe Tebing, jam setengah enam sore.
Semua uda terlambat, gada persiapan, badan uda keburu lemes, muka uda keburu jelek, duit uda keburu kandas. huhuhu.
Peluang berangkat touring : 0%


Well, sayangnya bung!, derita jelang taon baru belum usai,..here the sad story...

Begitu ampek rumah, aku langsung mandi, makan ganti baju, maghriban en ready to rockin' the town. Ok, akhirnya lepas Isya gitu, aku nongkrongF dulu di pinggir jalan besar dekat rumah ma temenF rumah, liatin muda-mudi lewat naek motor yang pengen ngabisin malam taon baruannya dengan memadu kasih, di tengah terang benderangnya, lampu kota, gemerlap cahayanya kembang api, dan suara hiruk pikuknya orangF gila yang pada gak sabar sibuk klaksoni mobil, garaF jalanan macet.

Sempat imaji ku melambung jauh ke atas awan, andai aja malem ini bisa aku lewatin berdua dengan si do'i, kita,duduk berdua, beralaskan koran dan kardus di salah satu sudut kota, makan nasi bungkus gocengan dengan lauk ikan asin sambal belacan sepiring berdua, memandang langit bertabur bintang dan kembang api, merangkul bahunya rapat, kemudian seraya berkata, "Dek, tidurlah, besok pekerjaan kita jaoh lebih sulit...". Lho kok jadi kek gini ? Kayaknya dialognya ketukar ni pasti ma pilem Si Jamin dan Si Johan, sory readers, ni pasti garaF belum mandi wajib pas mo posting, harap maklum otag radaF mesum.
......kemudian seraya berkata, "Yank, met taon baru yah, we wish this never ends,..". Nah ini baru betol, tentu pastilah ini semua gak bakal terlupain.huehuehue.

Tapi sayang, seribu sayang, mao begitu apalah daya, kita tetap tidak bisa bersua. Dia ngabisin malem taon baru lewat kemahan ma temenFnya, ya sudahla, sebagai pacar yang fleksibel dan anti selip, aku pun bisa memahaminya. Dan aku juga ya mao gak mao bareng ma temen juga, kan bisa asyik juga kok, (alternatip terakher setelah bareng keluarga dan pacar). Ok, back to reality....waktu uda nunjukin pukul 21.00, yang menandakan 4 jam lewat 1 detik lagi taon baruan. Saat anak singkong yang enerjik dan perkasa siang malam ini, hendak berpetualang berburu perawan untuk bertaon baru-ria, motor sudah pada di starter dengan jumawa, raut wajah merah merona, tersungging senyum semanis madu saat hendak bersiap melesat...yang kayakF gitu la, tapi..kok,....





BYUUUUUUUUURRR....JEDER.....


Hujan sejadi-jadiannya, aku langsung mengelus dada. Enggak, salah! buruF nyari tempat teduhan sambil bantuin nyorongin motor, baru deh ngelus dada. Ya Allah...
MukaF yang semula merah merona berganti menjadi mata yang berkaca-kaca, bibir yang semula tersenyum manis berganti dengan senyuman lirih, ada guratan kataF yang dapat terbaca jelas, "Tak ada malam taon baru buad kita".

Sebagian ada yang masih sabar menanti redanya hujan, sebagian ada yang putar haluan, jadi nonton dangdutan ato yang biasa orang Sumut bilang, ehm..kibotan, yang emang sengaja disiapin buat acara malem taon baru di lingkungan rumah aku. Sementara aku?, aku lebih memilih pulang deh, daripada nunggu ujan en liatin yang kayak gituan, GAKLAH MAKASI, UDA KENYANG, DIBUNGKUSIN AJA YA MBAK, TAPI CABENYA DIPISAH YA!.

Sampe dirumah pun, aku memilih menonton TV, seorang diri, yang laen kebetulan uda pada tidur, what? malem taon baru bisaFnya orang rumah pada tidur semua? Saluuut,
YA GAKLA ARY BODOH, mereka juga tidur lantaran uda pada sakit, gak mungkin aja ujan-ujanan diluar sambil niupin trompet, ntar pada Rest In Peace lagi.

Aku pun nonton Harpot (yang kebetulan ditayangin ma Trans) sambil ditemenin SMS ledekan nista dari pacar aku, ngatain malem taon baru di tempat aku hujan, tapi tempat dya kagak, belakangan pukul 23 an gitu, gantian tempat dya yang hujan, rasain lo dit.
Aku juga terus berharap, hujannya bakal berhenti sambil tak henti-hentinya, SMS Izwan, nyuruh dya jemput kalo hujannya reda sebelum pukul 24.00, malam ini, kalo uda lewat mah, ngapain, ya kan?.

Ok, balesan SMS, merujuk kepada kata 'iya', walopun sebenarnya aku tao nak tu ragu, tapi aku yakin dya pasti mao kok.. Thanks to God Almighty, hujan berhenti pukul 23 lewat berapa gitu bodo ah, dan Izwan juga akhirnya jeput aku pukul 23.30, (still have 30 minutes, eh?), setelah sebelumnya nelpon dan nanyak "Kao dimana? Aku da di depan rumahmu!".
Cheers to you, Brotha!
Wednesday, December 17, 2008

Hah...(lagi-lagi) Pecundang !!!! PECUNDANG!!!

Hah,.sialan, semua terjadi di depan mata ku, memang betol-betol pecundang..PECUNDANG!!!, kenapa kelas kami harus kalah di class meeting, turnamen futsal, ih...palak kali awak jadinya,..
Kenapa harus tadi..?kenapa harus di pertandingan pertama kami, apa kami kebanyakan minum viagra? Apa karena di kelas kami ada aku yang sangat cakep imbang-imbang kerbo lagi senggama? Apa karena para pemainnya sibuk mencari cinta? -Tak perlu sibuk mencari cinta, karena ada cinta di setiap alpenliebe- (gak nyambung), Apa karena wali kelas kami masih seorang gadis? Apa karena aku duduk sebangku ma ketua kelas? Apa karena wasitnya seorang laki-laki? Ap karena? Apa karena?...(terus terang, pada tahap ini aku sendiri bingung ntah 'Apa karena..?' pa lagi.)

Adoh-adoh, padahal, semua uda semangat kali buat nge-support, anak-anak HCl, byar bisa pada menang maksudnya gitu, tapi apalah daya, nasi sudah menjadi dubur, maksud hati memeluk gunung, apa daya tanganku buntung, untung tak dapat diraih, malang dekat ama kediri, kelas aku kalah dengan skor tipis setipis pantat babon abis diamplas pake kukuran kelapa, 4-5, sodara-sodara....
Sekali lagi ah, KELAS KAMI KALAH!! AAAAAAAAAARRRRRGGGGGHHHHHH*teriakan dan jeritan nista bencong terdengar dari kejauhan*

Sekian postingan yang dapat aku berikan, instan dibuat di lokasi kejadian...
Ary ganteng dan Rei cakep(selaku ce aku sang donatur pulsa buat postingan ni) melaporkan....

Cabot....
Mw, ehm...ehm... dulu ma yayank.
Hehe.



PS: eh A4..., tunggu pembalasan kami,...
Friday, November 21, 2008

Pelajaran Hidup Bikin Kamu Lebih Hidup

Pernah gak kamu ngerasain, dalam satu kesempatan kalo kamu merasa kebahagiaan hidupmu direnggut paksa ?
Pernah gak kamu kepikiran, dalam satu waktu bahwa segala yang kamu alami merupakan derita bagi dirimu ?
Ato pernahkah terbersit dalam benakmu hidup ini sungguh gak adil dan kamu merupakan satu bagian yang menderita akibat ketidakadilan itu ?
Dan mungkinkah kamu menyalahkan nasib atas semua yang telah digariskan oleh Yang Maha Kuasa tsb?

Jawaban, dari semua pertanyaan itu adalah bagaimana kita menjalani, melakoni dan menapaki hal tsb, yakni semua garis-garis takdir yang sudah terjadi di kehidupan kita, dan Aku mungkin merupakan salah satu makhluk turunan Homo sapiens yang merasakan dillema semua itu.
Semua ketidakadilan yang diberikan oleh situasi dan nasib yang tidak bersahabat ini.

Ada yang menduga, kalo ini sesuatu tentang cinta ato asmara ?
Bukan, jelas bukan, bukan cinta yang berusaha menyakitiku, namun sebaliknya, justru karena cinta lah yang menyemangati ku, untuk tetap melihat ke depan. Cinta yang memegangiku, tetap bertahan walau hidup ini keras.

Atas semua beban ini, apakah aku menderita? Pastilah sangat, namun apakah aku menjerit ato terhanyut dalam kesedihan atas derita ku ? Ato menyalahkan nasib ?
Gak, aku gak seperti itu...
Justru karena beban ketidakadilan nasib ini yang menjadi cambuk dalam hidupku, bahwa aku harus tegar, inilah realita hidup yang sebenarnya Kawan, saat kamu dihadapkan kepada peliknya masalah yang menghadang,disitulah kamu harus mampu bertahan dan berjuang menghadapi hal itu. Inilah mungkin yang Tuhan coba uji pada diri kamu...

Seperti yang aku katakan sebelumnya, some troubles come to my life, but I'm not give up,...
Masih ada yang pengen aku capai, pengen aku raih, semua mimpi, cita dan cinta. Sesuatu tentang hidup, persahabatan, kasih sayang, kebersamaan, sebuah intisari yang masih harus dicari, Kawan. Walaupun harus berjuang demi mimpi itu, sampai harus bersimbah peluh dan air mata, akan kujalani. Tak perlu meratapi diri, buang jauh-jauh sikap menyendiri, cobalah menghibur diri, mungkin terdengar konyol, tapi inilah realita. Larut dalam nestapa bukanlah pilihan bijak. 'Tertawalah, maka seluruh dunia akan tertawa bersamamu, namun jangan menangis, karena kau hanya akan menangis sendirian'.

Mungkin kita pasti tidak ingin hidup ini penuh dengan aral melintang, masalah dan beban. Tapi ketahuilah Kawan, aku rasa, hidup tanpa hambatan takkan berasa, kita takkan tahu seberapa keras mental kita, sesungguhnya cobaan yang kita dapatkan itu merupakan tes-uji-mental-dan-semangat kita, seberapa tangguh kita, seberapa kuat hati kita, bukankah sesuatu yang tak mampu untuk melukai kita, justru akan menjadikan kita lebih kuat?

Inilah realita yang kualami, mendidik sekaligus mengajariku, agar menghadapi semuanya dengan tegar, no more cry, tegakkan kepala, dan sunggingkan senyum.
Lakukan, dan tetap percaya kepada mimpi. Karena percayalah padaku Kawan, jika mungkin kalian juga punya masalah ato beban, tetaplah tegar,pertolongan dan pelita akan datang, tetaplah optimis hadapi hidup.

Kenapa, capek baca?
Oke menanggapi permintaan pembaca yang kelelahan membaca, kita break bentar ah, aku mao nyanyi ni, kita bareng-bareng, aku ketikkan liriknya, bagi yang apal map ya, toleransi ya ma temen-temen yang belum apal.(wakakaka)

'Mimpi adalah kunci, untuk kita menaklukkan dunia, berlarilah tanpa lelah, sampai engkau meraihnya...

Bla-bla-bla...

Menarilah dan terus tertawa, walau dunia tak seindah surga, bersyukurlah pada Yang Kuasa, cinta kita di dunia, selamanya...

Cinta kepada hidup memberikan senyuman abadi, walau hidup kadang tak adil tapi cinta lengkapi kita...

Da'ah balik lagi, sory kalo tadi pales.

Jadi, aku yakin, tetaplah cintai hidup ini, tetap gantungkan cita dan mimpi, jangan biarkan kesedihan meracuni. Remember, It's not the end, it's not a goodbye.
Last, aku pengen nge-quote lirik lagu Superman Is Dead,

'Hey..kau yang terluka, kadang kau berbeda, jangan pernah menyerah hancurkan kesedihan, kita kan bersama, ayo lawan dunia, injak kesombongan dan keangkuhannya'.

Last but not least,hehe. Thanks uda sempat bacain postingan aku kali ini, mungkin agak lain, yah...sekali-sekali aku pengen juga nuangin sesuatu/sisi yang lain dari hidupku dalam blog tercinta ini.
Hehehe...
Da ah, mpe jumpa di postingan selanjutnya.


Tetep lambay, leboy en lebay.


Bye.